Jihat

Jihat itu luas, bukan hanya dengan senjata. Jihat itu perjuangan, ada jihat ekonomi, jihat politik, jihat pendidikan, jihat pemikiran, dan jihat lingkungan. Semua butuh jiwa raga untuk membelanya. Jangan mempersempit pikiran dengan jihat membawa sejata.

Atheist

Ada yang membedakan antara atheist dan munafik. Atheist itu lebih baik dari pada munafik. Atheist dan munafik sama saja, sama-sama menetang aturan. Kalau atheis menetang terang-terangan, kalau munafik menentang samar-samar. Jadi tidak ada yang lebih baik dari atheist dan munafik kecuali benar-benar yakin dengan Tuhan.

Masjid

Hanya masjid yang menetukan muslim itu kuat, bukan beramai-ramai turun kejalan atau tempat-tempat terbuka.

Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Meraka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya ALlah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas. (An Nuur 36-38)

Kafir

Orang muslim yang tidak taat itu kafir.

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.  Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian,” pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar (Al Baqarah 6-8)

Cerdas

Cerdas itu bisa membedakan mana yang harus dilakukan dan mana yang harus ditinggalkan, bukan berpikir mengapa itu harus dilakukan dan mengapa itu harus ditinggalkan. Karena manusia tidak akan sama dengan Tuhan. Manusia itu materi sedangkan Tuhan itu Tuhan bukan materi. Jadi cerdas kalau manusia itu taat dengan Tuhannya dan bodoh kalau manusia itu melanggar dengan Tuhannya, apalagi mencari-cari alasan mengapa begini dan mengapa begitu.

Akhirat

Akhirat bukan materi atau wujud yang seperti dibayangkan atau digambarkan, akhirat adalah sifat seperti yang dibayangkan atau digambarkan. Jadi jangan harap anda memahami akhirat dengan membandingkan materi atau wujud yang ada didunia ini. Yang ada hanyalah sifat bahagia dan sifat menyakitkan dan kekal.

Pekerjaan

Pekerjaan itu harus dibagi, tidak bisa dilakukan sendiri. Siapa yang dirumah dan siapa yang diluar. Jadi tidak ada alasan pekerjaan diluar tidak beres dengan alasan pekerjaan dirumah atau pekerjaan dirumah tidak beres dengan alasan pekerjaan diluar. Apalagi menejemen, mengorbankan pekerjaan yang satu dengan alasan pekerjaan yang lain.