Satu persatu

Satu persatu yang tidak berguna ditinggal dan satu persatu yang berguna dicoba. Semakin lama manusia semakin membela dirinya sendiri dan melupakan dari mana dia berawal. Bedakan kepentingan pribadi dengan kepentingan yang lebih penting. Pikir dengan tenang apa yang sudah terjadi dan akan terjadi. Pilih yang paling bermanfaat dari pada yang sekedar bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s