Juragan

Dulu ak pernah cerita tentang semut (180 derajad) yaitu temen ak yang hidup susah jadi orang kantoran dan berduit. Beberapa taun kemudian dia insaf jadi pekerja kantoran yang ternyata kerjanya ngibulin orang. Dia lebih memilih hidup dipantai, nongkrong diTPI dan ngitung ikan. Yang merasa mengenal bisa langsung call, barangkali butuh ikan segar, ikan bakar, ikan pelas, ikan penyet, atau nus (alias cumi-cumi) dijamin gratis atau beli juga boleh. Dulu juga sempat punya kapal, lumayan bisa keliling sempu via laut dengan harga miring sekali (cuman ongkos solar/bensin).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s